Pohon Kurma

0

Dari Abdullah Ibnu Umar RA bahwa Rasulullah SAW bersabda “ sesungguhnya dari berbagai macam poon, ada satu pohon yang tak satupun dedaunnya jatuh dari dahannya, dan itulah perumpamaan seorang muslim”, para sahabat berkata, kabarkan pada kami tentang pohon itu wahai Rasul”. Rasulullah SAW menjawab :”adalah kurma”. (HR.Bulhori & Muslim).

Diantara berbagai kesatuan sifat yang dimiliki oleh seorang muslim dengan pohon kurma adalah sebagai berikut:

1. Bahwa segala sesuatu yang ada pada sebatang pohon kurma mendatangkan manfaat, buahnya bermanfaat,dahannya,daunya,akar dan batangnya, dan biji yang terdapat dalam buahnyapun bermanfaat.

Demikianlah seharusnya seorang muslim, memberikan manfaat bukan mendatangkan mara bahaya, mempersatukan bukan memecahbelah, membuat kemaslahatan bukan malah merusak, semangat membangun bukan malah meleburkan, memakmurkan bukan menghancurkan, dan tidaklah berbicara kecuali mengandung makna. Jika berbuat amala amalnya adalah amal sholehh. Jika diam, diamnya adalah menghindari hal-ha yang sia-sia.

2. Pohon kurma tidak henti-hentinya memberikan manfaat, baik ketika hidup ataupun setelah ditebang. Saat hidup, keberadaannya memberikan keuntungan pada manusia, dengan mengonsumsi buahnya dapat menambah kekuatan tubuh dan mencegah berbagai penyakit. Daunnya yang lebar dan kokoh dulu kerap menjadi pelapis stsp rumah mencegah kebocoran disaat hujan dan panas terik disaat kemarau panjang. kerindangannya memberikan keteduhan disaat beristirahat dibawah bayang-bayangnya.

Demkian dengan seorang muslim, segala sesuatu yang ada pada dirinya dapat memberikan manfaat yang optimal untuk yang lainnya, sehingga akan menjadi kebaikan dan berkah disaat hidup ataupun matinya. Dalam hidupnya, dia senantiasa memberikan lebih banyak untuk kepentingan social daripada mengambil untuk dirinya sendiri. Kemudian dia lebih mementingkan kewajiban dari pad a menuntut hak. Dia selalu bergerak dengan hati yang ikhlas untuk kemaslahatan bersama.

3. Adapun ketika ia telah mati, dikala jasdnya telah menyatu denga tanah, ruhnyakembali pada keharibanNya, dia meinggalkan sebuah sejarah hidup mulia, menyelamtakan kenangan-kenangan yang baik, petunjuk dan nasehat yang penuh hiknat, mewarisi ilmu yang bermanfaat, dan amalan-amalan yang terpuji. Senagaimana sebuah hadis “ jika mati bani adam, maka terputuslah semua amalanya keuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfat atau anak salih yang tidak putus-putusnya mendoakan orang tuanya”.

4. Pohon kurma melambangkan kekokohan dan kelurusan. Tersimpan dalam kekauatan soliditas. Buahnya bermanfaat bagi orang banyak. Dan durinya menjadi perisai, melumpuhkan mangsanya.
Demikianlah seyogjanya seorang muslim, kuat memegang prinsip beregamanya, tetap menjaga teguhnya aqidah dqn keyakinannya, selau menjadi insan yang bersukur dikala dianugrahi nikmat dan sbar ketika mendapatkan ujian.

Inilah diantara karakter serang muslim yang termaktup dari pohon kurma. Semoga apa yang menjadi gambaran Rasulullah dapat kita pegang dan dapat kita ingat bahw akiat harus menjadi pohon korma yang berkualitas.

Nuun walqolami wamaayasturuun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar