Menanam Pohon Kebaikan

3

Ada sebuah crita, seseorang bernama badu yang baik hati. Ia duduk dibangku sekolah dasar disebuah pedesaan yang cuku kecil. Badu mempunyai hobi menanam pohon. Ia selalu mencari dan mencari bibit tanaman dikebun liar untuk ditanam dipekarangan rumahnya. Entah pohon jambu, mangga taupun rambutan. Dia mempunyai tekat untuk terus menanam dan terus menanam. Dia rajin merawatnya, dengan cara memberikan air pada tanaman-tanaman yang telah ia tanam. Namun dari sekian tanaman yang ia rawat, ada pula yang mati. Badu mulai berpikir bahwa ia harus lebih banyak lagi menanam tanaman-tanaman jenis lainya ataupun tanaman yang sejenis . Maka dia berkesimpulan, jika ada yang mati tanaman lainnya masih ada yang hidup, dan siap menggantikan tanaman yang telah mati.

Alhamdulillah beberapa tahun kemudian semua tanaman yang telah ia rawat telah berbuah. Pohon jambu mulai mengeluarkan buahnya, begitu pula dengan tanaman buah yang lain. Sungguh kebahagiaan tersendiri dalam hati kecil badu ketika melihat jerih payahnya selama bertahun-tahun telah mendapatkan hasil.

Belum cukup puas dengan hasilnya, maka badu meminta izin untuk menanam tanaman yang sama disekitar pekarangan tetangganya. Dan ketika tanaman-tanaman yang telah ia rawat dipekarangan tetangganya mulai menghasilkan buah, maka ia pun merasakan apa yang telah dia tanam dipekarangan tetangganya. Tetangga-tetangganya selalu mengatakan “ inilah hasil dari apa yang telah kau kerjakan nak…”

Dari ilustrasi diatas dapat dikatakan bahwa alam telah sekian lama mengajarkan pada manusia, apapun yang kita tanam, benih apapaun itu pasti akan tumbuh sesuai dengan benihnya. Pohon mangga akan selalu menghasilkan buah mangga, begitu pula dengan pohon yang lainya. Tak pernah jika kita menanam rambutan hasilnya buah nagka. Si badu hanya menanam tanaman yang ia anggap suka, tatapi kemudian dia bisa menikmati terus-menerus bahkan mungkin tak terbilang jumlahnya.

Alampun memberikan hikmah, siapapun manusia yang menebar benih dan menanam pohon kebaikan , maka kelak ia akan menuai teramat banyak kebaikan, meski hanya satu tanaman yang kita tanam. Dan ketika seorang badu yang juga menanam pohon dirumah orang lain, maka mereka akan menikmati kebaikan itu. Sebaliknya, jika yang ditebar adalah benihkejahatan, pada waktunya nanti pasti kejahatan yang telah ditanam akan mengeluarkan hasilnya.

Nuun walqolami wamaa yasturuun

3 komentar:

Unknown mengatakan...

(7,5) Syeh... Blh tau gk almat web untk cri tema blog yg bgus2..?????

Moch. Rizzqi Aladib mengatakan...

ketik ja. tema bloger gratis

kirafarm mengatakan...

(8)bagus syeh...

Posting Komentar